Friday, March 21, 2008

Saat Jalan2 sore di BSB





Setelah browsing, akhirnya dapat warung makan jawa samping terminal, oleh2 cinderamata dan pakaian juga ada dibangunan sebelah terminal, juga hotel dah dapet, mandi kejab.

Saatnya jalan2 menyusuri sekeliling, diantaranya;
1. Dataran merdeka, tempat utk upacara dan olahraga
2. Yayasan Sultan Haji Hassanal Bolkiah, yang menaungi masjid tertua Sulta Omar Alai Saifuddin yang dilengkapi dengan kolam dan miniatur kapal
3. Kampung persis di sebelah masjid

Naik Feri KK - Labuan - Brunei






Kami akan meninggalkan ke KK menuju Brunei.
Alhamdulillah dan terimakasih banyak utk keluarga Ana.

Benernya kami ingin lewat darat saja untuk sampai ke Brunei, tapi informasi yang kita dapat tidak ada atau sangat susah transportasi dari KK ke Brunei, pilihannya cuma flight atau feri. Kami naik feri yang relatif murah dan skalian bisa nginjak kaki di pulau Labuan (sekira 1 jam) untuk transit sebelum melanjutkan perjalanan ke Brunei (sekira 45 menit).

Alhamdulillah, imigrasi Malay di Labuan takda masalah. Imigrasi Brunei saat kami mendarat di Pelabuhan Bandar Seri Begawan, takda masalah alhamdulillah welcome, ramah2, petugasnya hampir semua ibu2 berjilbab. Kami tiba masih pagi, belum sampai tengah hari. Suasana pelabuhan sangat-2 sepi, dan terkesan ndeso tenan, piye tho ki kok beda dengan dalam persepsi dan bayangan kami.....

Karena sepi takbanyak pilihan untuk melanjutkan perjalanan. Terlihat ada 1 bus mini diparkir, kita tanya ke bandar, okelah naik aja, walau ngetemnya masih lama banget. Perjalanan ke bandar sekira 20 km, melewati jalan yang halus berkelok tapi taklebar2 amat, pemandangan selalu aja kampung dan kampung, rumahnya juga biasa-biasa aja, ada juga yang panggung.

Yang membuat terkesan adalah tiap rumah biasanya dilengkapi dengan garasi mobil seperti di kecamatan, muat 4 atau 5 mobil, wah wah mobil kayaknya disini bukan barang mewah, macam sepeda motor aja mungkin.

Perjalanan menuju pusat Bandar Seri Begawan (BSB) 10km lagi masih sepi, 5km lagi masih sepi, 3km sepi, 1km sepi, lho ujug-ujug bus berhenti di terminal sepi...... whelhadalah ini toh terminal pusat bus BSB ckckckck sepi byanget, kecil lagi.....disamping terminal takjauh ada jalan sepi dan kami duduk2 di tepi selokan/sunagi, sampingnya lagi ada pasar. (ini taklebih dari radius 300m dari terminal pusat BSB).

Thursday, March 20, 2008

UMSabah, Masjid Apung, Pantai dll





Seharian ditemeni keluarga Ana;
main pasir di pantai, lunch, ke Universiti Malaysia Sabah (UMS) sekira 20km dari KK
, Masjid Apung, pusing2 kota, dll.

Sore makan di tepi pelabuhan penyeberangan ke Brunei, rencana sekalian beli tiket feri, tapi dah tutup.

Malam rehat, besok pagi berangkat ke Brunei.

Wednesday, March 19, 2008

pusing2 di KK





Benernya rasa ingin tahu bandar KK sudah sedemikian tak terbendung, rencana nak diajak jalan2 sore hari. Karena kami nggak mau merepotkan Ana (anak 2, suami lagi bertugas), maka ketika tuan rumah sedang tidur siang maka kami pergi jalan2 berdua aja, cari2 info bus ke bandar.

Jalan2lah kami ke Bulatan Sembulan, ada lorong bagus tuch. Lalu naik bus, pokoknya ke kota gaktahu ntar turun dimana, akhire sampai angkot berhenti di pasar kota. Banyak orang jualan (lha iyalah namanya aja pasar), barang2 dan suasana mirip2 Indonesia juga, ada lesehan juga.

Kita foto dari atas jembatan layang yang menghubungkan pasar dengan pelabuhan penyeberangan ke pulau2 terdekat dengan KK, kapal speed boat lah andalah mereka.

Kami juga survei ke pelabuhan lain, sekira 1 km dari situ yang melayani penyeberangan ke Labuan dan Brunei, dasar pelancong yang dipikirkan selalu besok nak kemana hehehe.

Terbang dari Johor ke Kota Kinabalu (Sabah)




Alhamdulillah, pesawat masih bisa bisa terkejar walau hati penuh dag dig dug naik taxi amatir, sayang dan kecewalah kalo sampe gakjadi, padahal dah direncanakan jauh2 hari.

Mungkin kami dah terakhir, karena kaunter dah sepi hampir tutup (itupun 30 menit sblm takeoff, padahal harusnya kaunter tutup 45 menit sblmnya).

Alhamdulillah perjalanan lancar, sekira 3 jam di udara. Begitu sampai di Airport Kota Kinabalu (KK), ibukota Negeri Sabah, kita tertegun, wah ternyata Sabah pun juga dah maju ya....

Kami dijemput Mbak Ana, temen istri dulu sama2 kuliah KG UGM, sekarang dia menetap di KK menemani suaminya yang bekerja sebagai pilot AirAsia, wah hebat rek. Yah, akhirnya kami dipaksa nginap dirumahnya, gakboleh di hotel, kemana-mana diantar, wah jadi gakenak ngrepoti, smg kebaikan mereka dibalas Allah yg setimpal, amien.

Taxi amatir, tetep hargai walau salah jalan.....

Ini cerita unik dan sebagai salah satu potret kerja kerasnya seorang student asli Malaysia, walaupun belum tentu menggambarkan ada banyak atau bahkan keseluruhan.

Pada umumnya pelajar-pelajar lokal Malaysia terlihat berasal dari keluarga yang mapan secara ekonomi, khususnya kalo dilihat dari kebanyakan mereka pakai mobil dan rata-rata bagus, bukan seperti pelajar antarabangsa (terutama S2/S3) yang mobilnya biasa aja (=jelek, tua). Walaupun tinggal di asrama di dalam kampus, dan juga telah disediakan bus kampus yang free dan keliling kampus tiap saat, juga melayani rute ke mall di luar kampus, toh mereka tetep pada bawa mobil. Sehingga untuk mengurangi kepadatan lalulintas di kampus, sampai ada aturan larangan membawa kendaraan bagi mahasiswa S1 tahun pertama, ckckck

Ada satu kasus menarik, dimana saya menjumpai seorang mahasiswa yang demikian pada umumnya, tapi punya nilai plus, yaitu mencoba untuk bisa lebih mandiri dan mengoptimalkan mobil yang dia punya untuk mencari tambahan wang saku, salut dech. Walau amatir (telat datang, grusa-grusu, salah jalan, dll) tapi kami menghargai dan tetep menggunakan jasanya.

Contoh yang terjadi adalah 19/03/2008 pagi ini selepas shubuh saya dan istri ke Senai Airport naik "taxi amatir" oleh student Malaysia dan mengalami beberapa masalah tapi kami harus ikhlas menerima maafnya.
Pertama, datang menjemput terlambat, saya pahami karena alasan sholat shubuh.
Kedua, salah arah masuk tol, mestinya arah airport ternyata masuk pada sisi satunya sehingga mesti mutar balik, oke saya maklumi karena niatnya bagus; biar cepet lewat tol ajah walau salah masuk.
Ketiga, ngebut cari u-turn, sakit ngebutnya lupa u-turn pertama dilewati sehingga cari u-turn yg lebih jauh lagi, weleh2...

Btw, makasih bang..... kami tetep salut dengan perjuanganmu. Alhamdulillah, walau diliputi rasa deg-degan kami masih bisa check in (belum terlambat).

Menatap ke Malaysia timur (Negeri Sabah & Sarawak) plus Negara Brunei di Pulau Borneo (Kalimantan)

Tuesday, March 18, 2008

Pelepasan wisudawan PPI Maret 2008

assalaamu'alaikum wr wb
kepada seluruh pengurus PPI UTM dalam bidang Humas dan Sistem Informasi, mohon dengan sangat bantuan Bapak/ibu semua untuk bisa membantu penyelenggaraan salah satu amanah pada bidang kita, yaitu pelepasan wisuda PPI UTM Senin 24 Maret 2008 Pkl 08.00 - 11.00 pm di Dewan Sri Perdana, Kolej Perdana.

InsyaAllah akan ada setting ruang dan segala macam persiapan sabtu-ahad besok, mohon semua untuk bisa berpartisipasi sebagaimana mengikut arahan dari Ketua Pelaksana (Bu Idria Maita), insyaAllah semua info sudah bisa diakses di milist atau langsung kontak bu ketua.
Bidang Humas & Sistem Informasi

1. Sunardi (koord. Bidang)
2. Idria Maita (seksi humas Internal)
3. Zulkifli (seksi humas Internal)
4. Akmal Rakhmadi (seksi humas Internal)
5. Lusiana (seksi humas Eksternal)
6. Meldi Suhatril (seksi humas Eksternal)
7. Satria Mandala (seksi IT & web)
8. Mukhlis Muza (seksi IT & web)

Mari bekerja bersama-sama dan bekerjasama,
insyaAllah bisa menjadi salah satu pintu amal ibadah kita, dan di ridhoi Allah swt
amien.amien.amien


SUNARDI
koord Bidang Humas dan Sistem Informasi PPI UTM 2007/2008

Tuesday, March 11, 2008

Lulus, Ujian PhD proposal

Alhamdulillah, hari ini 11 Maret 2008 saya berhasil dalam mempertahankan ujian PhD proposal, kalo disini biasa disebut 1st assessment. Bagi mhs PhD dilaksanakan semester 3. Penguji ada 2 orang pensyarah UTM, PM Ngasri Ngasri Dimon dan PM Kamal Abdulrahim.

Setelah ini tinggal nyelesaikan riset dan nulis thesis, smg akhir sem 6 (Des 2009) bisa submit thesis dan ujian Viva (pendadaran),amien.

Monday, February 18, 2008

Insinyur Profesional Pratama

Alhamdulillah,
akhirnya sertifikat IPP (Insinyur Profesional Pratama) milik saya dari PII Pusat Jakarta telah terbit.... berlaku 5 tahun

Monday, January 7, 2008

Saturday, December 29, 2007

Dapet gelar profesi INSINYUR

catatan awal: Saya hanya ingin mengenang aja bahwa ini satu penggal cerita yg pernah saya lalui ajah. Emang apa artinya gelar, kita gak berhak dan gak layak sombong lho....

Selama dua hari 28-29 Des 2007 di Kebumen, saya dan adik ipar (Robet) ikut pelatihan dan ujian dalam rangka sertifikasi profesi Insinyur yg diselenggarakan oleh PII (Persatuan Insinyur Indonesia) cabang Semarang.

Alhamdulillah lulus dan berhak menggunakan sebutan profesi Insinyur, wah jadi insinyur beneran nih.... dicampur dengan gelar akademik S1 dan S2, jadi Ir. Sunardi, S.T., M.T. ehem ehem....

Trus, kami menyusun portofolio untuk dikumpulkan dalam rangka mengurus level kita pada IPP (Insinyur Profesional Pratama), IPM (Madya), atau IPU (Utama).

Monday, December 24, 2007

24 Dec 07, balik Jogja lagi

KL-Solo

Pulang akhir tahun,.... mulah-mulih wae

Thursday, December 6, 2007

Paper-02

Authors: SUNARDI, Jafri Din, Adil Mohd, Raja Bidin Raja Hassan, Nadzri Seman

Title: Target Strength Measurement of Selar boops (Oxeye scad) Using 38 kHz and 120 kHz

Conference: Asia-Pacific Conference on Applied Electromagnetics (APACE)

Date: 4-6 December 2007

Venue: Renaissance Hotel

Organizers: Universiti Teknikal Malaysia Melaka (UTem, Melaka, Malaysia)

indexed in the www.ieeexplore.ieee.org

4-6Des07, 2nd present at Int'l Conference APACE


Untuk kedua kalinya saya presentasi paper pada International Conference, namanya IEEE APACE07 = Asia-Pacific Conference on Applied Electromagnetics, 4-6 Desember 2007. Tempat di Hotel Renaissance. Alhamdulillah, utk present paper in english sudah relatif tambah PD....

Bersama istri, saya 3 hari ikut conference, maksudnya 1 hari conference plus 2 hari ngubek2 Melaka sampai habis..bis..

Tuesday, December 4, 2007

4Des07, p Anton dan p Tole nyusul diriku.....

Dua lagi dosen Teknik Elektro UAD (Universitas Ahmad Dahlan) menimba ilmu PhD di UTM.

Selamat datang untuk pak Anton Yudhana dan pak Tole Sutikno.

Kalo pak Anton satu supervisor dg diriku (P Jef) di WCC (Wireless Communication Centre), kalo Pak Tole dibimbing Nik Rumzi Nik Idris.

Semoga berjaya, amien

Friday, November 30, 2007

Paper-01

Berikut paper pertama yang berhasil saya presentasikan dalam event Seminar International.

Authors: SUNARDI, Adil Mohd, Raja Bidin Raja Hassan, Nadzri Seman,Jafri Din

Title: Fish Target Strength Using Sonar

Conference: International Conference on Robotics, Vision, Information, and Signal Processing (ROVISP).

Date: 28-30 November 2007

Venue: Park Royal Hotel, Batu Feringhi

Organizers: Universiti Sains Malaysia (Penang, Malaysia)

Int'l Conference di USM Penang, 1st time for me


28-30 November 2007 ikut International Conference ROVISP yang diselenggarakan oleh USM di Pulau Penang. Pengalaman present paper in English pertama kali di International Conference. Taklupa bawa istri, conference 3 hari, jalan2 5 hari hehe. Alhamdulillah, satu pulau Penang sudah habis dijelajahi.

Tuesday, October 30, 2007

30 Okt 07, ke Malay lagi

Yah, 10-30 Okt dicukup-cukup enjoy lebaran di kampong halaman.

Saatnya ke Malay lagi,

Thursday, October 18, 2007

Dieng; sejuk dan ada tambang gas..




Dieng; sejuk dan ada tambang gas..

Teringat diriku pernah juga ke tempat ini sewaktu KKN UGM dulu tahun 1998

Piknik tambahan 1 keluarga sahaja...



Piknik bersama keluarga besar ke Telaga Menjer dah usai.....
Tapi kita ada bonus piknik satu keluarga sahaja, 1 mobil ke dataran tinggi Dieng....

1. Kita tengok sumur Jalatunda (om Tazki lagi acting hehe)
2. Dieng Plateau theater (liat film ttg Dieng)

Tuesday, October 16, 2007

Naik sampan, cenyum cemua......




Senengnya anak anak dan kita kita semua, naik sampan mengitari telaga.....

Lihatlah ekspresinya hahahah

Piknik keluarga ke Telaga Menjer, Wonosobo



Seperti yang telah disepakati, keluarga besar kami mengadakan piknik bersama ke Telaga Menjer, dari kota Wonosobo arah Pegunungan Dieng. Kita bawa rombongan banyak, satu keluarga satu mobil. duh, tanjakannya tinggi banget, takutttt...

Nah enaknya mbuat tenda dan makan bersama-sama bekal yang telah kita siapkan bersama, asyik seklalie...

Sunday, October 14, 2007

Idul Fitri, kumpul keluarga besar

Setiap usai sholat ied, kami keluarga besar dari ibu yang tinggal dan masing2 memiliki toko dengan bidang usaha yang berbeda di kompleks pasar Kertek berkumpul:
1. Keluarga budhe Sri plus anak cucu
2. Keluarga budhe Sri Luthfiah plus anak, cucu
3. Keluarga ibu Sri Qana'ah plus anak, cucu
4. Keluarga bulik Mutik plus anak (tinggal di Bekasi)
4. keluarga paklik Iriyanto plus anak
5. Keluarga paklik Saat plus anak

Selepas sholat ied mengadakan silaturahmi bersama, makan-makan, untuk tahun ini ngumpul di Pak Saat. Kemudian kami berombongan beberapa mobil silaturahmi ke simbah2, sedulur2 kami di Kertek dan sekitarnya......

Eit, tunggu. hari ketiga kita juga nak piknik bersama

Friday, October 12, 2007

10 Okt 07, mudik Lebaran euy

Mudik lebaran lewat JB-Jakarta 10 Oktober 2007. Tengah malam jam 12 nyampe di Airport Soekarno Hatta. ijemput sama sopirnya paman Saat Suharto (adik ibu mertua).

Paklik terlalu baik hati, maunya kita ngikuti jadwal beliau balik kampung, eh ternyata beliau dah balik ke Wonosobo, beliau akhirnya suruh sopir dari Wonosobo, mbawa mobil dan hanya ngantar kami berdua saja untuk mudik Jakarta-Wonosobo.

Gilee beneeeerrr... macet poooollll...
24 jam perjalanan, padahal normally mungkin sekira 10 jam saja.

Nyampe Wonosobo 13 Okt mlm, paginya Sholat Ied

Sunday, September 16, 2007

Pesantren Ramadhan anak2 PPI



Untuk memeriahkan syiar islam dan ramadhan khususnya, ibu2 PPI UTM ngadakan pesantren ramadhan. Kegiatan dibagi dalam beberapa kelompok umur dan ditempatkan di rumah2 student U8, dan digunakan lobby untuk sholat dan kegiatan bersama utk anak2 yg lucu2 dan nggemeske.....

Sunday, August 12, 2007

12 Aug 07, sekolah ke Malay lagi

Alhamdulillah, misi utama mendampingi pernikahan adik perempuan satu2nya terlaksana dengan baik....

Setelah 25 hari di Indonesia, saatnya 12 Aug 07 ni balik Malay, sekolah maning....
Air Asia Jogja-KL

Saturday, August 4, 2007

4 Aug 07, adikku Sukamti menikah


Alhamdulillah, sampai menangis terharu, adikku perempuan satu2nya menikah hari ini 4 Agustus 2007 di rumah kami Sragen. Kami pulang cuti 3 minggu di Indonesia.

Friday, August 3, 2007

calon pengantin putri dkk


Calon pengantin putri mejeng sama ibu, 2 kakak ipar, dan ponakan yg semuanya perempuan

Sunday, July 22, 2007

22Juli 07, tengok Jawa

22 Juli 2007 saya dan istri pulang ke Indonesia, tengok ortu dan penting lagi adik Sukamti mau nikah 4 Agustus 2007. Rencana juga mau ikut international conference di ITB Bandung, tapi blm pasti sih....

balik malay,..... blm tau kapan, ya sekira 3 minggu lah

Saturday, July 21, 2007

MA PPI UTM, terpilih Bang Rival sbg ketum

22 Juli 2007, bertempat di SPS lantai 2, kami persatuan pelajar Indonesia (PPI) UTM mengadakan MA (Musyawarah Anggota).

Agenda:
LPJ pengurus 2006/2007, ketua Bang Dahliyusmantho

Pemilihan pengurus 2007/2008, terpilih:
1. ketum: Rival
2. ketua postgraduate: Hamzah
3. ketua undergraduate: Uliya Hanifunnisa

seharian pagi-sore ikut MA, bersama istri, kami malamnya langsung ke KL.
Besok pagi nak balik Jogja

Sunday, July 8, 2007

Jalan2 ke Spore bareng kel P Hamzah






Hari ini kami sengaja jalan2 ke Spore bareng pak Hamzah.

kami hanya full jalan2 ke Orchard road, Chinatown dan naik cable car serta menghabiskan banyak waktu di pulau sentosa.

Karena dah pada kecapekan, kami sore langsung balik ke JB. Satu tempat yang belum kesampaian dikunjungi istri adalah Patung Singa, mudah2an next segera terwujud, kasihan sekali...

Wednesday, June 20, 2007

urus visa dan liat Communicasia di Spore




Hari ini saya dan istri pergi ke Spore, alhamdulillah naik taxi lancar, gakperlu turun masuk office.

Kami nonton pameran CommunicAsia di Spore Expo. Banyak peralatan canggih bidang telkom dan IT dipamerkan disini. Walaupun di Spore, banyak komunitas jawa atau indonesia yang datang ke acara ini, mudahnya dijumpai dari style pakaian dan logat bicaranya. Yang juga menarik selain pameran adalah banyak hadiah atau cinderamata, syaratnya kita serahkan kartu nama kita (untungnya saya dan istri dah punya kartu nama sewaktu di Indonesia)

Paginya, kami sempatkan ke Imigresen Malaysia di Spore utk buat single entry visa istri, karena single entry visa yang istri dapatkan dari Kedubes Malay di Jakarta takbisa digunakan utk menerbitkan multiple entry visa (sebab, saat mengajukan single entry visa di jakarta, istri belum punya calling visa tapi hanya mbawa surat permohonan dari supervisor saya).

sorenya, kami sempatkan jalan2 dan sholat di masjid dekat dengan Chinatown bersama pak Arif dan bu Amalia

Monday, June 18, 2007

Innalillah... Pak Teguh Accident

Kabar buruk, Pak Teguh accident naik motor srempetan dengan lori. kejadian di Bandung saat mau menghadiri international Conference yg diadakan ITB. Luka kaki lumayan serius....

semoga tabah dan cepet sembuh

Sunday, May 27, 2007

Kongres PPIM di UUM Kedah, ikut jalan2 ajah



26-27 Mei 2007 ada acara kongres PPI se-Malaysia di Universiti Utara Malaysia (UUM). Dalam rangka menyalurkan hobi jalan-jalan, saya ikutan ajah, jalan2.

Perjalanan lebih 12 jam, pagi jam 10 berangkat, nyampe jam 12 malam. Rombongan 1 bus UTM (free),yang delegasi bener2 ikut kongres 6 orang saja (sesuai kuota), ya saya n istri yg ikutan datang, jalan2 ajah.

Wednesday, May 16, 2007

Pertama ke Singapore, masuk Office.....






Hari ini saya ikut Bu Rosi dan keluarga dalam rangka belajar bagaimana masuk Singapore dan belajar sedikit tentang seluk beluknya. Ini penting untuk kedepan jika mau jalan2 ngajak istri atau teman biar sedikit banyak paham

Kita rombongan naik 2 taxi dari UTM langsung Queen street Spore RM 60/taxi. Taxi 1 (Saya, ibu-bapak-adik bu rosi), taxi 2 (bu rosi-suami-Zydan).

Pengalaman pertama, ternyata rombongan dalam taxi kami mesti masuk office di imigrasi Singapore. Alhamdulillah, dimantapkan hati kami oleh pak sopir taxi, "tenang aja, cakap nak pusing-pusing aja". Ternyata benar, kayaknya yang diuji bagi orang yang baru pertama ke Spore adalah mentalnya hehehe. Kita didiemin lama (kata kawan; benernya kita diawasi dengan kamera CCTV), lalu saya dipanggil dan ditanya; mau ngapain, berapa lama, tiga orang yang lain keluarga?

Alhamdulillah, semuanya lancar dan dapat cop masuk Spore max 30 hari, padahal kami cuma perlu 1 hari saja thok.

Rute dan pengalaman lain yang didapat, diantaranya;
1. Semua taxi dan bus Naik (rute khusus JB-Spore) berhenti di Terminal Queen stree.
2. Naik taxi dari Queen street ke 301 Jervois Road (Immigresen Malay di Spore) sekira SGD 6 (SGD= Spore Dollar). Disini saya belajar bagaimana bu rosi urus single entry visa bagi Zydan yang masih bayi).
3. Belajar naik kereta cepat MRT (Mass Rapid Transport), bagaimana beli tiket pada mesin dan mengatur rute perjalanan.
4. Jalan2 di pertokoan Orchard road (warung makan halal), Chinatown, Bugis junction, dan Merlion (patung singo)
5. Bawa peta Spore (khususnya peta MRT) utk memudahkan perjalanan.

Pulangnya kami naik bus, dapat pengalaman naik turun eskalator di imigrasi Spore dan Malay, so kalau santai dan murah pakailah bus, kalo mau cepat dan gakribet pakailah taxi walau agak mahal.

Tuesday, May 1, 2007

Adhem panas dibuntuti polisi, grogi isi bensin sendiri

Pertama kali saya keluar kampus untuk isi bensin kereta (=mobil).

Saat itu, karena bensin habis, mesti keluar kampus untuk beli bensin. Karena mobil tua, seat belt agak susah, sehingga saya nggak pake. Eh, sesampainya di pertigaan, saat berhenti nunggu jalan, terlihat patroli mobil polis dari arah kanan menuju ke arah kiri saya. Saya kemudian belok kiri karena pom bensin petronas ada disebelah kiri.

Saya tengok, mobil polis berhenti, saya salip, lalu dia jalan lagi menguntitku, alamak jantung ini berdegup kencang. Sudah tidak pakai seat belt, SIM juga punyanya SIM indonesia (punya surat keterangan dari ibu pejabat polis bahawa SIM negara asing boleh dipakai di Malaysia asal masih berlaku), tapi masalahnya kadang ada poli yang sepaham ada yang tidak.

Saya masuk pom bensin, polis ikut juga, berhenti agak jauh dan seolah mengamati dan mencatat sesuati, waduh.....

Lebih grogi lagi, baru pertama kali isi bensin, gimana bilangnya; bensin, petrol, minyak..... (masalahnya, beli bensin di Malaysia mesti ke kaunter, njuk ngis sendiri). Lha belinya bingung, ngisinya bingung.

Nasib memang lagi apes, begitu keluar dari kaunter dan ambil gagang untuk ngisi bensin, bensin takmau keluar, tanya mbak-nya; lho katanya beli top up (pulsa) digi ... whealah, tadi ngomongku gimana sih kok beli bensin jadi pulsa.

Didekati pak polisi....deg-deg-deg..... "beli minyak atau beli top up", mungkin tahu saya belepotan pake bahasa Melayu, dia tanya lagi in English "where are you come from?". Alhamdulillah semua lancar gak ada masalah..... tinggal nunggu ada tagihan gak bulan depan karena takut kena saman (denda) karena melanggar aturan gak pakai seat belt. [alhamdulillah, 2 bulan ditunggu takda suarat tagihan masuk, maknanya saat itu saya takdicatata melanggar aturan, mungkin mereka hanya mengamati dan curiga].

Saturday, April 21, 2007

21Apr07, mulai tinggal di U8 (asrama family)



Seluruh mahasiswa UTM disediakan asrama di dalam kampus, baik asrama single utk bujang/membujang maupun yang bawa family. Disini sebutan asrama = kolej.


Saya "mboyong" istri ke Malay 21 April 2007 kemudian langsung masuk asrama family, Kolej Perdana Bangunan U8 wing A lantai 6 bilik 01 (U8A601). Pemandangan dari beranda belakang rumah (liat foto) adalah kebun sawit. Di bawah juga nampak lapangan tennis and futsal yang sering kita (tmn2 indonesia) pakai utk Sabtu-Ahad pagi.

Samping lapangan ada kantin Kolej 9 (maksudnya kantin di sebelah kolej 9 = asrama mhs putri S1 lokal)

21 Apr 07, balik Malay bawa istri

Air Asia Solo-KL.........

Friday, April 13, 2007

ke Jakarta urus visa istri

Alhamdulillah, walaupun rusak depan dan belakang, mobil masih boleh dan masih bisa kami bawa ke Jogja. Rehat sebentar di rumah Jogja, lalu ke stasiun keratapi Tugu, hati deg-degan masih terasa saat di kereta.

Alhamdulillah, ketenangan hati makin membesar.

Pagi sts Gambir ke Kedubes Malaysia di Kuningan, alhamdulillah permohonan single entry visa lancar, akan jadi dalam next 3 bussiness day.

Saatnya jalan2 di Jakarta untuk silaturahmi ke bulik dan mbak, kami nginap di rumah saudara di Bekasi.

Hari jum'at, single entry visa punya istri dah jadi dan bisa diambil. Kami diantar sopir paklik, diantar jum'atan ke Masjid Istiqlal, lalu kami jalan2 ke Monas sebelum akhirnya malam itu balik ke Jogja.

Tuesday, April 10, 2007

teringat; kasus accident Februari lalu

Ingat accident, ingat kasus accident beberapa hari menjelang berangkat ke Malay utk pertama kali pada Februari lalu.

Saat itu, saya dan istri sarapan di warung makan jalan wonosari km 8, Jogja.

Ketika hendak mundurkan dikit mobil untuk mencukupkan posisi uk mobil biar bisa bergerak masuk jalan besar, gedubrakkkkk... whelha ada apa ya....

O... ternyata ada motor yang diparkir mepet di belakang mobilku, tanpa saya sadari. Terlihat 2 orang wajah garang mendekat dan memarahi saya, walah....wong saya tadi parkir disini sepi kok. Rupanya dia parkir belakangan...

Untung cuma lecet-lecet dikit. Tapi bagaimanapun, mereke berwajah sangar dan marah banget, dah gitu berlagak sebagai anggota polisi preman atau genk apa gitu, dengan menunjukkan kartu anggota apa sayapun juga taktahu pasti benar-gaknya....

Akhirnya, dengan memaksa mereka memaksa saya menyerahkan Rp 200ribu dan meminta SIM saya sbg jaminan kalo uang kurang. Awalnya,saya kasih Rp 100ribu gakmau. Saya kasih Rp 200ribu mau tapi tetep minta SIM. Okelah, akhirnya saya hanya berhasil nego bahwa yang saya kasih sbg jaminan adalah SIM C krn sim A saya pakai untuk bekal nyetir mobil. takpalah, dah mentok mau takmua ngalah dengan preman, lagian selama ini saya jarang pakai motor.

Walaupun ditinggali alamat dan nomor telpon, saya nggakmau ngubungi utk kejelasan selanjutnya, cari perkara aja, takut diplorotin dan masuk perangkap.

jadi inget teman;
jangan sampai dech terlibat atau melibatkan diri dengan preman, akhirnya mesti ntar kita hanya akan kalah dan dipaksa ngalah

Monday, April 9, 2007

Innalilillah, mobilku diseruduk truk pasir

Pengalaman pahitku......

Sore ini perjalanan dari Wonosobo ke Jogja, malam jam 10 kami mau naik kereta ke Jakarta urus single entry visa untuk istri di kedubes Malaysia.

Saat kami sedang berhenti nunggu lampu merah berganti hijau di perempatan selatan jembatan Krasak (perbatasan Magelang-Sleman), tiba-tiba gedubrakkkkk......
Suzuki Forza kami menabrak Honda Jazz di depan, awalnya gaksadar apa yang terjadi, gaktau kenapa ya.... oh, akhirnya kami paham.

Ada truk muat pasir di belakang kami yang kehilangan kendali (rem blong) yang menabrak mobil kami, lalu mobil kami menabrak mobil didepan. Wah, mobil kami rusak bagian depan maupun belakang.....apes rek !

Alhamdulillah tidak ada luka apapun, untung juga tidak ada motor di depan... (sudah tabrakan tapi masih untung hehehe).

Kami (3 sopir) akhirnya dibawa ke pos polisi di perempatan tsb. Berkali-kali dengan ngototnya, sopir Jazz menyalahkan dan meminta ganti rugi ke saya, whelhadhalah.... wong mobil saya malah rusak depan dan belakang karena diseruduk dari belakang, kok ya tega-2nya saya pula yang disalahkan.

Saya jawab: "Silakan bapak menuntut ganti rugi berapapun, tapi seberapa yang bisa dikabulkan adalah tergantung seberapa mampu sopir truk, saya tidak bisa mutuskan, silakan kalian berdua rembugan sendiriya". Sa tambahkan "Karena saya malam ini harus ke Jakarta, maka urusan ganti rugi kerusakan mobil saya ke sopir truk, saya wakilkan ke bapak mertua saya". Untuk selanjutnya Bapak mertua akan ke Jogja dan urus semuanya.

btw, kasihan juga pak sopir truk, sudah hidup susah sbg sopir truk, masih disalahkan semua orang, gaktega benernya dan membayangkan bagaimana rasanya jika saya atau keluarga saya yang menjadi sopir truk tsb, betapa sedihnya...semua bukan disengaja dan diluar kendali.....

namun demikian, semoga semua bisa mengambil hikmahnya dan selalu berhati2, amien.

Catatan: untuk meminimalisir efek meluncur karena srudukan, ada baiknya gunakan rem tangan saat mobil berhenti.

Friday, April 6, 2007

6 Apr 07, balik Jogja nak ambil istri

Dah tak tahan untuk segera pulang, lagian dan telanjur beli tiket. Perkara Calling Visa utk istri blm selesai diurus pihak UTM, biarin aja, soalnya ngurusnya lelet sih... gak tahu po kalo kita pengin cepet... akhirnya saya bawa surat permohonan membuat single entry (minta surat dari supervisor, bukan dari UTM atau imigresen Malay)

Naik Air Asia KL-Solo, sambung taxi Rp 160ribu ke Jogja, alhamdulillah pagi di KL, siang jum'atan di Masjid Kricak Kidul Jl. Magelang Jogja.

Yah, emang ada resiko yg mesti kita tanggung, tapi begimana lagi, takpalah insyaAllah ada jalan keluar.... Akhirnya 6 April 07 saya pulang untuk ambil istri dan akan saya ajak ke Malay.

Maunya saya pulang sekira 2 minggu aja.