Friday, March 21, 2008

Naik Feri KK - Labuan - Brunei






Kami akan meninggalkan ke KK menuju Brunei.
Alhamdulillah dan terimakasih banyak utk keluarga Ana.

Benernya kami ingin lewat darat saja untuk sampai ke Brunei, tapi informasi yang kita dapat tidak ada atau sangat susah transportasi dari KK ke Brunei, pilihannya cuma flight atau feri. Kami naik feri yang relatif murah dan skalian bisa nginjak kaki di pulau Labuan (sekira 1 jam) untuk transit sebelum melanjutkan perjalanan ke Brunei (sekira 45 menit).

Alhamdulillah, imigrasi Malay di Labuan takda masalah. Imigrasi Brunei saat kami mendarat di Pelabuhan Bandar Seri Begawan, takda masalah alhamdulillah welcome, ramah2, petugasnya hampir semua ibu2 berjilbab. Kami tiba masih pagi, belum sampai tengah hari. Suasana pelabuhan sangat-2 sepi, dan terkesan ndeso tenan, piye tho ki kok beda dengan dalam persepsi dan bayangan kami.....

Karena sepi takbanyak pilihan untuk melanjutkan perjalanan. Terlihat ada 1 bus mini diparkir, kita tanya ke bandar, okelah naik aja, walau ngetemnya masih lama banget. Perjalanan ke bandar sekira 20 km, melewati jalan yang halus berkelok tapi taklebar2 amat, pemandangan selalu aja kampung dan kampung, rumahnya juga biasa-biasa aja, ada juga yang panggung.

Yang membuat terkesan adalah tiap rumah biasanya dilengkapi dengan garasi mobil seperti di kecamatan, muat 4 atau 5 mobil, wah wah mobil kayaknya disini bukan barang mewah, macam sepeda motor aja mungkin.

Perjalanan menuju pusat Bandar Seri Begawan (BSB) 10km lagi masih sepi, 5km lagi masih sepi, 3km sepi, 1km sepi, lho ujug-ujug bus berhenti di terminal sepi...... whelhadalah ini toh terminal pusat bus BSB ckckckck sepi byanget, kecil lagi.....disamping terminal takjauh ada jalan sepi dan kami duduk2 di tepi selokan/sunagi, sampingnya lagi ada pasar. (ini taklebih dari radius 300m dari terminal pusat BSB).

No comments:

Post a Comment