Saturday, October 2, 2010

Den Haag ke Berlin


Kami dah siap perjalanan lagi, saatnya ke Berlin ibukota Jerman. Karena sudah biasa dan familiar dengan tempat nunggu dan bus yang dipakai (Eurolines), maka kami tak perlu datang awal sangat, secukupnya aja untuk menunggu. Setelah bus ke London, Stockholm, dll datang dan pergi, datanglah bus kami ke Berlin jam 22 kurang 5 menit.

Lho kok sepi sangat, belum ada penumpang satupun. Setelah kami berdua lapor ke sopir, bagasi kami ditandai, lalu kami masuk bus, bus langsung berangkat lagi. Lho, penumpang cuma 2 orang, pikirku. Udah gitu, kok tiketnya dikembalikan, padahal kemarin pas ke Paris tiket diambil dan dibawa sopir. Taulah nantti, bingung juga karena kedua sopir berbahasa Jerman, gakbisa bahasa Inggris, tunggu aja ntar gimana. Tenang je.

Dalam perjalanan kami baru mengira-ira, oh mungkin kami ini dijemput dari Den Haag, untuk ke Berlin lewat Amsterdam (kantor pusat). Den Haag ada di selatan Amsterdam, so kalau dari Den Haag mau ke Paris ya tinggal terus aja ke selatan (terpikir: o... critanya kemarin kita yang diampiri oleh bus dari kaunter pusat di Amsterdam).

Sekarang kita mau ke timur (Berlin), lewatnya dari Amsterdam terus ke timur. Karena Den Haag ada di selatan Amsterdam, mungkin kita diambil dulu dan dibawa ke Amsterdam untuk sampai di pool kantor pusat.... o.... gitu tho kira2 ceritanya.

Ternyata benar, kita sampai di kaunter/terminal Eurolines di kompleks stasiun Amstelstain. Banyak penumpang yang sudah nunggu bus kita. Lagi-lagi, komunikasi dengan dua sopir berbangsa dan berbahasa Jerman. Saya dah kursus bahasa Jerman 1 semester tapi kok nggak ada yang saya inget ya, maafkan kami cikgu Busyro di UTM.

Dengan bahasa tubuh, perlu waktu lama kami mencerna, lalu kami pahami kira2 mungkin maksudnya seperti ini. Dia nunjuk2 kaunter (menyuruh kami turun dari bus menuju kaunter utk check in), mutar kunci dengan menulis angka 30 (oh, pintu bus akan ditutup, selama 30 menit atau kita dikasih waktu 30 menit) hehe.... gini caranya kalo bicara dengan lain bahasa. Tapi alhamdulillah lancar semua, check in lancar, kembali ke bus alhamdulillah dapat prioritas pertama naik bus karena kami penumpang lama (dari Den Haag).

Perjalanan ke Berlin relatif lama, sekira 10 jam. Sekira 2 jam perjalanan dari Amsteram ke arah timur, setelah melewati Utrecht (masih Belanda), kami dah masuk Jerman.

HP saya bunyi SMS jam01.43; Welkom in Duitsland. Uw tarief voor bellen naar Nederland en lokaal is 0.46 p/m, gebeld worden 0.18 p/m en versturen sms 0.13. Prijzen zijn in euro incl. BTW, afgerond op 2 decimalen. Noodoproep naar 112 is gratis info? SMS prijs naar 5545. Groeten, T-Mobile.

Ternyata masuk negara manapun di Eropa, tarif telpon ke Belanda sama (kira2 saya artikan begitu aja ya hehehe).

No comments:

Post a Comment